
BENGKULU – DPRD Kota Bengkulu mendukung langkah Pemerintah Kota Bengkulu dalam melakukan penataan kawasan wisata Pantai Panjang sebagai salah satu destinasi unggulan di Kota Bengkulu. Namun demikian, proses penataan tersebut diharapkan tetap memperhatikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang yang selama ini menggantungkan mata pencaharian di kawasan wisata tersebut.
Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPRD Kota Bengkulu, Rodi, S.Kom., M.M., mendorong Pemerintah Kota Bengkulu untuk memberikan kejelasan status hukum dan legalitas bagi para pedagang yang beraktivitas di kawasan Pantai Panjang. Menurutnya, kepastian hukum menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan penataan kawasan wisata yang tertib, nyaman, dan berkelanjutan.
“Para pedagang yang selama ini berjualan di kawasan Pantai Panjang perlu mendapatkan kepastian status. Jika legalitas mereka jelas, maka pemerintah juga akan lebih mudah dalam melakukan penataan dan pengelolaan kawasan wisata tersebut,” ujar Rodi, Minggu (31/5/2026).
DPRD Kota Bengkulu Dukung Penataan Pantai Panjang yang Berkelanjutan
Menurut Rodi, penataan kawasan Pantai Panjang merupakan langkah positif yang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu dalam meningkatkan kualitas destinasi wisata daerah. Sebagai salah satu ikon wisata di Provinsi Bengkulu, Pantai Panjang memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Oleh karena itu, DPRD Kota Bengkulu menilai bahwa proses penataan harus dilakukan secara terencana dan melibatkan seluruh pihak yang berkepentingan, termasuk para pedagang dan pelaku usaha kecil yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas ekonomi di kawasan wisata tersebut.
Rodi menjelaskan bahwa legalitas yang jelas akan memberikan kepastian bagi pedagang dalam menjalankan usaha mereka. Di sisi lain, pemerintah juga akan memiliki dasar yang kuat untuk melakukan pembinaan, pengawasan, serta penataan kawasan wisata secara lebih efektif.
Penataan Kawasan Wisata Berpotensi Tingkatkan PAD Kota Bengkulu
DPRD Kota Bengkulu memandang bahwa pemberian legalitas kepada pedagang tidak hanya memberikan perlindungan kepada masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
Dengan sistem pengelolaan yang lebih tertata, pemerintah dapat melakukan pendataan usaha secara lebih akurat sehingga pengembangan kawasan wisata dapat berjalan beriringan dengan peningkatan ekonomi masyarakat.
“Selain memberikan kepastian kepada pedagang, langkah ini juga dapat menjadi salah satu upaya meningkatkan PAD dari sektor pariwisata. Dengan sistem yang tertata, pemerintah dapat mengoptimalkan potensi yang ada tanpa mengabaikan kepentingan masyarakat yang mencari nafkah di kawasan tersebut,” kata Rodi.
Menurutnya, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor strategis yang perlu terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Bengkulu karena memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan kunjungan wisatawan, dan terbukanya peluang usaha bagi masyarakat.
DPRD Kota Bengkulu Dukung Program Wali Kota Bengkulu
Sebagai mitra pemerintah daerah, DPRD Kota Bengkulu menyatakan dukungannya terhadap program penataan dan pengembangan kawasan wisata yang menjadi prioritas Wali Kota Bengkulu. Namun demikian, DPRD berharap setiap kebijakan yang diambil tetap mengedepankan dialog, pendekatan persuasif, dan solusi yang memberikan manfaat bagi semua pihak.
Rodi menegaskan bahwa pembangunan sektor pariwisata harus berjalan seimbang antara upaya mempercantik kawasan wisata dengan perlindungan terhadap masyarakat yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi di lokasi tersebut.
“Kami berharap pemerintah dapat mencari solusi terbaik agar penataan Pantai Panjang dapat berjalan dengan baik, kawasan wisata semakin maju, dan para pedagang tetap dapat menjalankan usahanya tanpa merasa dirugikan,” tegasnya.
Pantai Panjang Diharapkan Menjadi Destinasi Unggulan Provinsi Bengkulu
DPRD Kota Bengkulu berharap program penataan yang sedang dilakukan Pemerintah Kota Bengkulu mampu menjadikan Pantai Panjang sebagai destinasi wisata yang lebih tertata, bersih, aman, dan nyaman bagi wisatawan.
Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, kawasan wisata Pantai Panjang diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat posisi Kota Bengkulu sebagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Bengkulu.
Sebagai Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu, Rodi menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendukung kebijakan yang bertujuan meningkatkan kualitas pariwisata daerah sekaligus memastikan kepentingan masyarakat tetap menjadi perhatian utama dalam setiap proses pembangunan.
“Tujuan kita sama, yaitu menjadikan Pantai Panjang lebih baik, lebih tertata, dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Bengkulu,” tutup Rodi.









