Pimpin Delegasi Golkar ke China, Ali Mochtar Ngabalin Tekankan Pentingnya Belajar dari Kemajuan Bangsa Lain

KabarGolkar – Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik LuarNegeri dan Hubungan Internasional, Prof. Ali Mochtar Ngabalin, mengajak masyarakat menjadikan semangat menuntut ilmu sebagai landasan utama dalam membangun kemajuan bangsa.

Ajakan tersebut disampaikan Ngabalin saat memimpin delegasi Partai Golkar melakukan kunjungan ke Republik Rakyat China atas undangan International Department of the Communist Party of China (IDCPC).

Dalam kesempatan itu, Ngabalin mengaku perjalanan ke China mengingatkannya pada hadits yang sangat dikenal di kalangan umat Islam, Uṭlubul ‘ilma walau biṣ-Ṣīn atau "Tuntutlah ilmu walau sampai ke negeri China."

“Hadits ini begitu melekat dalam kehidupan umat Islam. Para ulama memang memiliki catatan mengenai kekuatan jalur periwayatannya. Karena itu, kita perlu menyampaikannya secara hati-hati sebagai ungkapan populer yang sejak lama dinisbatkan kepada Rasulullah SAW,” kata Ngabalin dalam keterangannya, Minggu (19/7/26).

Ia menjelaskan, terlepas dari berbagai pandangan mengenai kualitas periwayatan hadits tersebut, nilai yang terkandung di dalamnya tetap memiliki relevansi hingga saat ini. Menurutnya, pencarian ilmu pengetahuan menuntut kesungguhan tanpa dibatasi oleh jarak, perbedaan budaya, maupun sekat antarnegara.

“Pesannya sangat jelas. Ilmu harus dicari dengan kesungguhan. Jarak yang jauh tidak boleh menjadi alasan, begitu pula perbedaan bangsa dan kebudayaan,” ujarnya.

Selama berada di China, delegasi Partai Golkar mengikuti seminar di Hunan Academy of Governance, Provinsi Hunan. Dalam forum tersebut, para akademisi memaparkan perjalanan transformasi China, mulai dari kebijakan reformasi dan keterbukaan, percepatan modernisasi industri, pengembangan teknologi, hingga konsistensi dalam menjalankan perencanaan pembangunan nasional.

Pengalaman tersebut, menurut Ngabalin, semakin menguatkan makna hadits tentang pentingnya menuntut ilmu hingga ke negeri China.

“China hari ini telah berkembang menjadi salah satu pusat pembelajaran dunia. Banyak negara datang untuk mempelajari bagaimana mereka membangun industri, menyiapkan sumber daya manusia, menghubungkan riset dengan dunia usaha, hingga membawa hasil inovasi ke pasar global,” tuturnya.

Ngabalin juga mengingatkan bahwa pada masa lampau China dipandang sebagai wilayah yang sangat jauh dari Jazirah Arab. Perjalanan menuju negeri tersebut membutuhkan waktu panjang, tenaga, dan keberanian yang besar. Kini, meskipun kemajuan transportasi telah memangkas jarak, semangat untuk belajar tetap menuntut keterbukaan dan kerendahan hati dalam mengambil pelajaran dari keberhasilan bangsa lain.

“Kita harus bersedia mendengar, mengamati, dan mengakui bahwa bangsa lain mungkin telah melakukan sesuatu dengan lebih maju. Sikap seperti inilah yang harus terus dijaga,” katanya.

Selain itu, Ngabalin mengutip hadits Rasulullah SAW, “Ṭalabul ‘ilmi farīḍatun ‘alā kulli Muslim” yang berarti “Menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim.”

Ia menilai kewajiban tersebut tidak berhenti pada pencapaian akademik semata ataupun kemampuan menguasai teori. Pengetahuan yang diperoleh harus mampu memberikan manfaat nyata, meningkatkan kualitas pekerjaan, serta menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Ilmu yang hanya menjadi kebanggaan pribadi akan kehilangan nilai gunanya. Ilmu harus mampu menyelesaikan persoalan dan membawa kemaslahatan,” tegasnya.

Menurut Ngabalin, China telah menunjukkan bagaimana ilmu pengetahuan dapat diolah menjadi kekuatan nasional

  • Related Posts

    MK Kabulkan Sebagian Gugatan, Adies Kadir Tegaskan Sisa Kuota Internet Harus Dilindungi

    Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait perlindungan hak pengguna atas sisa kuota internet yang selama ini hangus meski belum sepenuhnya digunakan. Putusan tersebut dibacakan dalam…

    Waketum Golkar, Ahmad Doli Kurnia Respons Surua Paloh soal Pemilu 2029 Harus Sportif; Perlu Aturan Lebih Tegas

    Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyambut positif pandangan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengenai pentingnya penyelenggaraan Pemilu 2029 yang menjunjung tinggi sportivitas. Menurut Doli,…

    You Missed

    Rodi Hadiri Rapat Pimpinan Penyusunan Program Kerja DPRD Kota Bengkulu 2027

    • October 5, 2026
    • 6 views
    Rodi Hadiri Rapat Pimpinan Penyusunan Program Kerja DPRD Kota Bengkulu 2027

    Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Rodi Sampaikan Selamat atas Pelantikan Bahlil sebagai Menko Hilirisasi

    • October 1, 2026
    • 30 views
    Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Rodi Sampaikan Selamat atas Pelantikan Bahlil sebagai Menko Hilirisasi

    Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Rodi Sampaikan Selamat atas Pelantikan Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian

    • October 1, 2026
    • 28 views
    Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Rodi Sampaikan Selamat atas Pelantikan Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian

    Hari Kesaktian Pancasila 2026, Rodi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

    • October 1, 2026
    • 42 views
    Hari Kesaktian Pancasila 2026, Rodi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

    Rodi Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pembahasan P-APBD 2026

    • September 29, 2026
    • 37 views
    Rodi Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pembahasan P-APBD 2026

    Rodi Hadiri Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan dan Pendapat Akhir Wali Kota Bengkulu

    • September 29, 2026
    • 36 views
    Rodi Hadiri Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan dan Pendapat Akhir Wali Kota Bengkulu