Fraksi Partai Golkar DPRD Kalbar Dukung Raperda Kratom, Usmandy: Saatnya Petani Dapat Kepastian Hukum – Golkarpedia

Berita Golkar – Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif DPRD Kalbar tentang Tata Kelola Kratom. Regulasi tersebut dinilai penting untuk memberikan kepastian hukum, memperkuat ekonomi masyarakat, sekaligus menjamin pengawasan, kesehatan, dan kelestarian lingkungan.

Pandangan itu disampaikan Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Kalbar, Usmandy, dalam rapat paripurna penyampaian pandangan fraksi terhadap Raperda Tata Kelola Kratom.

Menurut Usmandy, pengaturan tata kelola kratom menjadi kebutuhan mendesak mengingat komoditas tersebut telah menjadi sumber penghidupan masyarakat di sejumlah daerah di Kalimantan Barat.

“Pengaturan tata kelola kratom bertujuan memberikan kepastian dan kepatuhan hukum bagi petani, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan dalam kegiatan budidaya, pengolahan, penyimpanan, peredaran hingga pemanfaatan kratom,” ujar Usmandy, dikutip dari PontianakPost.

Ia menjelaskan, selain memberikan kepastian hukum, Raperda tersebut juga bertujuan menjamin perlindungan kesehatan masyarakat melalui pengaturan standar keamanan, mutu, dan kemurnian produk kratom pada seluruh tahapan produksi dan distribusi.

Golkar juga menilai regulasi diperlukan agar pengawasan terhadap komoditas kratom berjalan lebih efektif sehingga mampu mencegah penyalahgunaan, peredaran produk yang tidak terdaftar, maupun aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Selain aspek hukum dan kesehatan, Fraksi Golkar menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui penerapan praktik budidaya yang berkelanjutan dan ramah lingkungan agar tidak merusak ekosistem hutan.

Di sisi ekonomi, Usmandy mengatakan Raperda Tata Kelola Kratom diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk, memperkuat daya saing, serta memperluas akses pasar domestik maupun internasional.

“Fraksi Partai Golkar memandang kratom merupakan komoditas unggulan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani di pedesaan. Karena itu tata kelolanya harus memperkuat posisi petani, koperasi, dan UMKM agar memperoleh nilai tambah yang lebih besar,” katanya.

Meski memberikan dukungan penuh, Golkar menyampaikan sejumlah catatan yang perlu menjadi perhatian dalam pembahasan Raperda.

Pertama, pemerintah daerah diminta melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat terkait status hukum kratom agar regulasi daerah tetap selaras dengan kebijakan nasional.

Kedua, regulasi harus mampu mencegah potensi penyalahgunaan kratom melalui sistem pengawasan yang jelas dan melibatkan seluruh instansi terkait.

Ketiga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani dan pelaku usaha dinilai menjadi faktor penting melalui pelatihan, pendampingan, serta dukungan akses teknologi.

Usmandy menegaskan Fraksi Partai Golkar menerima Raperda Tata Kelola Kratom untuk dibahas lebih lanjut sesuai mekanisme peraturan perundang-undangan.

“Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Kalimantan Barat menyatakan dapat menerima Rancangan Peraturan Daerah tersebut untuk dibahas lebih lanjut menjadi Peraturan Daerah, dengan semangat kebersamaan, keterbukaan, dan rasa tanggung jawab, sehingga memberikan hasil yang positif dan optimal bagi kemajuan pembangunan ekonomi di Kalimantan Barat,” tegasnya.

Apabila disahkan, Raperda Tata Kelola Kratom diharapkan menjadi payung hukum yang mampu memberikan kepastian bagi petani dan pelaku usaha, sekaligus mendorong komoditas kratom sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah tanpa mengabaikan aspek kesehatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. []

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Save my name, email, and website in this browser for the next time I comment.

  • Related Posts

    Samsul Hidayat Bongkar Dugaan Permainan Makelar Tanah di Kawasan Hutan Gunung Salak – Golkarpedia

    Berita Golkar – Polemik kepemilikan hak garapan antara petani penggarap dengan PT BSS menjadi sorotan pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar), bagaimana tidak lokasi yang diklaim milik PT BSS yang berada di…

    Heri Mustamin: Banyak Daerah Belum Siap, Aturan Belanja Pegawai 30 Persen Perlu Ditunda – Golkarpedia

    Berita Golkar – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kalimantan Barat, Heri Mustamin, berharap pemerintah pusat mempertimbangkan penundaan penerapan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen dari APBD yang direncanakan berlaku…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    You Missed

    Samsul Hidayat Bongkar Dugaan Permainan Makelar Tanah di Kawasan Hutan Gunung Salak – Golkarpedia

    Samsul Hidayat Bongkar Dugaan Permainan Makelar Tanah di Kawasan Hutan Gunung Salak – Golkarpedia

    Heri Mustamin: Banyak Daerah Belum Siap, Aturan Belanja Pegawai 30 Persen Perlu Ditunda – Golkarpedia

    Heri Mustamin: Banyak Daerah Belum Siap, Aturan Belanja Pegawai 30 Persen Perlu Ditunda – Golkarpedia

    Dinamika Baru di DPRD Banjarbaru, Partai Golkar Resmi Usulkan Syahrial Duduki Kursi Ketua – Golkarpedia

    Dinamika Baru di DPRD Banjarbaru, Partai Golkar Resmi Usulkan Syahrial Duduki Kursi Ketua – Golkarpedia

    Siswanto Tegaskan ADKASI Dukung Seluruh Program Strategis Presiden Prabowo: CKG, Program MBG Hingga Kopdes Merah Putih – Golkarpedia

    Siswanto Tegaskan ADKASI Dukung Seluruh Program Strategis Presiden Prabowo: CKG, Program MBG Hingga Kopdes Merah Putih – Golkarpedia

    Arif Fathoni: Semua Berawal dari Bawean, Tempat Saya Belajar Kehidupan – Golkarpedia

    Arif Fathoni: Semua Berawal dari Bawean, Tempat Saya Belajar Kehidupan – Golkarpedia

    Partai Golkar Nonaktifkan Anggota DPRD TTU, Therensius Lazakar Terkait Dugaan Intimidasi dr. Icha – Golkarpedia

    Partai Golkar Nonaktifkan Anggota DPRD TTU, Therensius Lazakar Terkait Dugaan Intimidasi dr. Icha – Golkarpedia