Ali Mochtar Ngabalin: Kesederhanaan Pemimpin China Jadi Pelajaran Berharga bagi Indonesia

KabarGolkar – Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik LuarNegeri dan Hubungan Internasional, Prof. Ali Mochtar Ngabalin, membagikan pengalaman yang diperolehnya saat memimpin delegasi Partai Golkar dalam kunjungan resmi ke China. Menurutnya, pelajaran paling berharga dari kunjungan tersebut bukan hanya terkait kemajuan pembangunan, melainkan nilai kesederhanaan yang ditunjukkan para pemimpin negeri tersebut.

“Selama memimpin delegasi Partai Golkar berkunjung ke China, saya memperoleh kesan yang sangat mendalam tentang gaya kepemimpinan dan gaya hidup para pejabat di sana,” ujar Ngabalin dalam keterangannya, Kamis (23/7/26).

Guru Besar Hubungan Internasional Busan University of Foreign Studies (BUFS), Korea Selatan, itu mengatakan kemajuan China memang tercermin dari berbagai capaian pembangunan, mulai dari jaringan kereta cepat, kawasan industri, sektor pertanian modern, hingga perkembangan tata kota. Namun, menurutnya, yang paling meninggalkan kesan adalah bagaimana para pejabat memandang dan menjalankan amanah kepemimpinan.

“Kita tentu bisa berbicara tentang kereta cepat, teknologi, kawasan industri, pertanian modern, dan pembangunan kota-kotanya. Namun, yang paling membekas bagi saya adalah bagaimana seorang pemimpin menempatkan dirinya di hadapan rakyat,” katanya.

Ngabalin menilai, jabatan di China tidak dijadikan sebagai simbol kemewahan ataupun sarana menunjukkan status sosial. Para pejabat, kata dia, lebih memilih menampilkan kesederhanaan dalam kehidupan maupun aktivitas resmi.

“Ukuran seorang pemimpin terletak pada seberapa banyak kehidupan rakyat yang berhasil ia perbaiki. Dalam berbagai acara resmi pun mereka tampil sederhana, mengenakan jas yang rapi dan seragam sebagaimana lazimnya pemimpin di negara-negara sosialis,” ujarnya.

Pengalaman tersebut, lanjut Ngabalin, mengingatkannya pada pandangan pendiri Republik Rakyat Tiongkok, Mao Zedong, mengenai hakikat penggunaan kekuasaan. Ia menilai, pemikiran Mao menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan utama seorang pemimpin.

“Kekuasaan harus digunakan untuk memastikan rakyat memperoleh makanan, pakaian, tempat tinggal, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan pekerjaan. Seorang pemimpin tidak patut hidup terlalu jauh di atas rakyat yang dipimpinnya,” tutur Ngabalin mengutip pemikiran Mao.

Selain itu, Ngabalin juga mengaitkan pengalamannya dengan ajaran Confucius tentang karakter seorang pemimpin. Menurutnya, pemimpin sejati adalah mereka yang mengutamakan kebenaran, kehormatan, dan tanggung jawab, bukan kepentingan pribadi.

“Seseorang bisa memiliki jabatan tinggi, gelar panjang, dan kekuasaan besar, tetapi tetap berjiwa kecil ketika menggunakan kedudukannya untuk memperkaya diri, membesarkan keluarga, mengejar pujian, serta menikmati fasilitas yang dibiayai rakyat,” katanya.

Ia juga mengutip pandangan filsuf Laozi yang menekankan pentingnya kerendahan hati dalam kepemimpinan. Menurut Ngabalin, seorang pemimpin justru akan dihormati ketika mengutamakan pelayanan kepada masyarakat dibanding mengejar pengakuan.

“Laozi menggambarkan laut berada lebih rendah daripada sungai-sungai, tetapi justru menjadi tempat seluruh aliran berkumpul. Pemimpin menjadi besar ketika bersedia merendahkan dirinya. Semakin tinggi jabatan seseorang, semakin kecil keinginannya untuk dipuji dan semakin besar kesediaannya melayani rakyat,” ujarnya.

Ngabalin menilai, meski lahir pada zaman yang berbeda, pemikiran Mao, Confucius, dan Laozi memiliki pesan yang sama, yakni bahwa kekuasaan harus menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat

  • Related Posts

    MK Kabulkan Sebagian Gugatan, Adies Kadir Tegaskan Sisa Kuota Internet Harus Dilindungi

    Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian permohonan uji materi terkait perlindungan hak pengguna atas sisa kuota internet yang selama ini hangus meski belum sepenuhnya digunakan. Putusan tersebut dibacakan dalam…

    Waketum Golkar, Ahmad Doli Kurnia Respons Surua Paloh soal Pemilu 2029 Harus Sportif; Perlu Aturan Lebih Tegas

    Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menyambut positif pandangan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh mengenai pentingnya penyelenggaraan Pemilu 2029 yang menjunjung tinggi sportivitas. Menurut Doli,…

    You Missed

    Rodi Hadiri Rapat Pimpinan Penyusunan Program Kerja DPRD Kota Bengkulu 2027

    • October 5, 2026
    • 27 views
    Rodi Hadiri Rapat Pimpinan Penyusunan Program Kerja DPRD Kota Bengkulu 2027

    Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Rodi Sampaikan Selamat atas Pelantikan Bahlil sebagai Menko Hilirisasi

    • October 1, 2026
    • 52 views
    Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Rodi Sampaikan Selamat atas Pelantikan Bahlil sebagai Menko Hilirisasi

    Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Rodi Sampaikan Selamat atas Pelantikan Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian

    • October 1, 2026
    • 49 views
    Ketua Komisi II DPRD Kota Bengkulu Rodi Sampaikan Selamat atas Pelantikan Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian

    Hari Kesaktian Pancasila 2026, Rodi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

    • October 1, 2026
    • 59 views
    Hari Kesaktian Pancasila 2026, Rodi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

    Rodi Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pembahasan P-APBD 2026

    • September 29, 2026
    • 52 views
    Rodi Hadiri Rapat Paripurna Penyampaian Laporan Pembahasan P-APBD 2026

    Rodi Hadiri Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan dan Pendapat Akhir Wali Kota Bengkulu

    • September 29, 2026
    • 50 views
    Rodi Hadiri Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan dan Pendapat Akhir Wali Kota Bengkulu